Postingan

Tragedi Pasta

Gambar
Kucing nulis ini malam takbiran, lol. Happy Eid Mubarak 2019! Nyaris setahun ga update, haha. Kemaren baca-baca beberapa entri lama, dan sepertinya it wouldn't hurt to add something new. Gw baca itu prologue K.B. Investigations dan... whew. *lap keringat* Tujuannya memang cuma just for fun, cuma setelah nyaris setahun banyak nulis karena urusan RP, gw bisa mengatakan bahwa kemampuan storytelling Kucing bertambah sedikit, hahaha. Prologue itu menderita sindrom terlalu banyak 'tell' dan tidak banyak 'show'. Masuk akal ga? Terlalu banyak penjelasan, bukannya malah ditunjukkan dengan action gitu. Well, I'm happy I know my mistakes now. Chapter itu tidak akan kemana-mana, sebagai pengingat kepada Kucing sendiri. Baiklah, lanjut. Gw udah lama nggak nulis-nulis panjang gini pake Bahasa Indonesia, jadi rasanya gimana gitu. Perlu beberapa saat buat diganti perseneling-nya :') Kucing akan bercerita tentang kejadian beberapa hari lalu. Ja

Memanggil Kucing

Gambar
Halo, blog nyaris tanpa pembaca. Akhir-akhir ini, rasanya cuma mata gw yang mendarat di sini. That's fine. Sekarang setengah 4 pagi, dan kepala kucing dipenuhi gumpalan-gumpalan pikiran yang tersangkut di antara roda-roda kecil yang ada di sana. Pikiran yang, rasanya, tidak terlalu penting dipikirkan kalau dalam standar orang awam. Lebih penting mikirin punya anak, kan? Jadi, er, apa ya. Kucing habis nonton dokumenter tentang servants di Inggris jadul. Cukup kompleks, dan tidak seromantis Black Butler. Belum selesai, sih, nontonnya. Habis chat dengen temen (yang berakhir canggung dan gw ingin sekali mencium tanah), dan mengalami techincal dificulties saat mencoba produktif, akhirnya gw mendarat di sini. Tapi ya itu. Tampaknya dulu kaum wanita memang eksklusif diperuntukkan untuk 'domestic service'. Tapi blog post gw bukan soal itu. Pernah, nggak, sih, lagi enak-enak jalan pulang trus dipanggil-panggil sama laki-laki nggak dikenal? Macem-macem, bisa dipa

A New Language

Gambar
Jadi, semester ini gw mulai ikutan semacam les bahasa yang ada di kampus gw. Kampus gw punya semacam pusat bahasa yang mengadakan les bahasa asing. Pilihannya lumayan banyak, dari bahasa Korea sampai bahasa Perancis. Untuk mahasiswa kampus dan alumni, ada diskonnya, which is lumayan gede. Jadi gw bisa les bahasa asing dengan harga yg lumayan murah dibandingkan kalau di luar kampus. Jadi, gw les apa? Berhubung aslinya gw dulu pengen masuk jurusan sastra Jerman namun tak kesampean ("Masuk sastra mau jadi apa?"), akhirnya gw les bahasa Jerman. Yeeeeey! It's a start, at least. Gw ga tau kenapa, tapi dari dulu gw tertarik sama bahasa Jerman. Walaupun, iya, mungkin jarang banget kepake. Gw lupa mulai dari mana, mungkin mulai dari zaman SMA, ketika gw tau kalau guru sastra gw bisa bahasa Jerman. Which is totally cool. Dulu gw sempat nempel-nempel beberapa poster di pintu kelas, salah satunya angka-angka bahasa Jerman bersama seorang tokoh anime (karena itu

K.B. Special Investigations Masterpost

Post ini akan menjadi masterpost dari segala informasi yang berhubungan dengan K.B. Invesigations (singkat saja KBI). Post akan diupdate seiring waktu. FAQ K.B Investigations itu apa, sih? Intinya, KBI itu cerita low fantasy--semi detektif modern, semi supernatural. Contoh paling dekat yang bisa disebut adalah serial tv Supernatural, atau mungkin Constantine. Sesuai namanya, karakter-karakter kita adalah semacam detektif sekaligus 'ghostbusters' atau bahkan exorcist, yang bisa dipanggil untuk menyelidiki dan menangani segala jenis masalah yang berhubungan dengan supernatural misal makhluk mistis, werewolf dan sebagainya. Kok tiba-tiba nulis cerita beginian? Pada dasarnya, cerita ini adalah sepenuhnya iseng. Jadi penulisannya sembarangan dan plotnya belum terpikirkan, namun kucing terlanjur 'into it', sampai bikin board pinterest segala. Rencananya ingin pakai format 'villain of the day' seperti serial superhero, tapi kita lihat saja nanti. Kuc

K.B. Special Investigations Agency [Prologue?]

[Prologue?] Avery Russo woke up with a start. His eyes darted around his surroundings. Messy. Yep, he's in his room. His hands probed around the end table for his glasses, and then picked them up. The clock on the wall shows the time. It's 9 am, and his fuzzy mind remembered that it was Tuesday. Avery is supposed to be at work at 8, but since he works in a private business--his coworkers barely minds him coming late every so often. Bless them, because his internal clock has been broken beyond fixing. He slowly rose from his bed, heart thumping from the unpleasant awakening, and headed to the bathroom. He looked at the mirror and decided that he needed to shave. Unlike his head hair, his facial hair is like a very fertile sheep who grows wool at an unrealistic rate. He doesn't like having facial hair, however. He's too lazy to manage it... but he's also too lazy to shave every day. He considered going out with a stubble today, but decided against it

Orange Tabby

Gambar
Selama 21 tahun ini, Kucing sudah bertemu dengan banyak kucing. Dari kucing rumah, kucing kampus, kucing liar, sampai kucing yang sekedar lewat. Gw selalu say hello atau setidaknya tatap-tatapan. Ke-desperate-an gw soal kucing makin parah kalau gw gapunya kucing rumah yang bisa memuaskan kebutuhan batin akan memegang kucing. Kucing yang dipelihara di rumah ga selalu ada, tapi gw ingat kebanyakan kucing yang pernah tinggal di rumah gw. Dari kucing betina galak bernama Asoka, Tom yang suka mainan kaki, dan lain-lain. Di antara kucing-kucing tersebut, ada beberapa kucing coklat oranye (ginger atau orange tabby istilahnya), semuanya jantan (karena kebanyakan orange tabby itu jantan) yang tinggal di rumah gw. Mereka yang selalu lama tinggalnya, dan mereka yang paling lengket di memori gw. Semua kucing ini memiliki kesamaan. Selain sama-sama jantan dan berbulu mirip, mereka semua sabarnya bukan main. Rupanya, kesabaran itu khas orange tabby yang konon memang temperamen

Direktur Mun

Jadi, sudah lama tidak menyentuh tempat ini. Lebih tepatnya, sudah lama tidak menyentuh blog pada umumnya. Terakhir kali gw buat entri blog itu 2015, di blog sebelah yang sama tak tersentuhnya. Tahun berapa sekarang? 2018. Kabar baiknya, KeBi masih langgeng sampai sekarang. Setelah beberapa episode nostalgia, kenapa nggak gw isi lagi ini blog? Kebetulan gw juga udah lama ga nulis (dalam bahasa ibu), dan keberadaan blog ini terlalu unyu untuk dibiarkan. Agar berfaedah, sepertinya lebih baik juga kalau gw punya topik tertentu. Kebetulan gw baru punya kucing baru di rumah. Kucing baru di rumah gw. Kedengarannya hal biasa. Tapi itu suatu hal besar buat gw, karena sebagai berikut.  Emak gw yang 'adopsi' tanpa iya dari gw. Kejadiannya mirip dengan insiden anak ayam zaman SMA dulu. Selasa tanggal 24 Juli, ketika gremlin 1 dan 2 (keponakan gw) libur karena ada apeksi, gw dibangunkan sekitar jam setengah 8 oleh gremlin 1 bahwa emaknya (kakak gw yg pertama) manggil gw. T